Awalnya Iseng Ikuti Lomba Tahfidz, Kini Selalu Jadi Delegasi Unair

18 Oktober GQ- Awalnya Iseng

www.griyaalquran.id- Berawal dari iseng hanya ingin meramaikan sebuah lomba Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ), Itsna Munisa, salah satu siswi Griya Al Qur’an ternyata berhasil menyabet juara. Kini, ia kerap didelegasikan kampus almamaternya—Universitas Airlangga dalam berbagai perlombaan. Simak kisahnya dalam ulasan berikut.

Itsna mengaku, tak pernah berniat mengikuti lomba itu. Ia hanya mengantarkan teman satu organisasi, di UKM Tahfidz saat lomba.

“Kalau tidak salah di tahun 2017 atau 2018, saya mengantarkan teman satu organisasi kampus mengikuti lomba tahfidz di ITS,” kata perempuan asal Pulau Garam, Madura itu.

Sesampainya di ITS, ia melihat peserta lomba yang nampak tak begitu banyak. Dari situ, ia akhirnya memberanikan diri ikut lomba MHQ untuk pertama kalinya. Ia pun mendatangi panitia, dan menyatakan maksudnya untuk mendaftar lomba secara on the spot, saat itu juga.

Gayung bersambut, niat baiknya pun disambut panitia yang memperbolehkannya untuk ikut lomba. Sehingga Itsna mengikuti lomba MHQ juz 29 dan surat-surat pilihan itu dengan tanpa persiapan. Namun, justru ‘keisengan’nya berbuah hasil. Saat pengumuman lomba, ia pun dinobatkan sebagai juara 2.

Sementara kawan yang niat awalnya ia antarkan untuk mengikuti perlombaan justru belum beruntung mendapatkan gelar juara. Dari situ, Itsna pun kerap mendapatkan amanah dari kampusnya untuk dikirimkan sebagai delegasi penyelenggaraan lomba MHQ, baik di tingkat regional, maupun nasional.

Untuk perlombaan antar mahasiswa sekampus, di tahun 2018 Itsna pernah menyabet juara pertama untuk kategori 5 juz. Di tahun 2019, ia kembali mengikuti cabang 3 juz, dan ia pun menyabet juara 3. Itsna pun pernah berkesempatan mengikuti MHQ nasional yang diselenggarakan di Aceh, meski belum berhasil meraih juara. Pengalaman mengikuti MHQ tingkat nasional lainnya yang ia ikuti saat lomba di Universitas Indonesia dan berhasil mendapat juara 3.

Itsna mengaku, setiap mengikuti lomba MHQ, ia merasa memiliki saingan yang berat, karena ia kerap bermusabaqoh antarteman, bahkan antarsahabatnya sendiri. Karenanya, niat utama yang selalu ia tekankan saat mengikuti lomba adalah untuk bermuroja‘ah. Selanjutnya, apapun hasilnya, maka pemenangnya memanglah yang terbaik yang telah ditakdirkan.

“Saat mengikuti lomba, semua orang pasti menginginkan gelar juara. Namun berbeda dengan lomba MHQ, seperti nasihat dari ustadz yang membimbing, niat utama itu harus untuk bermuroja‘ah,” tegas wanita yang kini sedang proses murojaah juz 15 hafalannya ini.

MHQ yang terakhir baru saja ia ikuti adalah MHQ yang diselenggarakan di Kediri. Karena di masa pandemi, babak penyisihan dilakukan dengan mengirimkan sebuah video, dan finalnya dilakukan via Zoom. Pada kesempatan ini, Itsna pun belum diberikan hasil untuk menjadi juara. Karenanya, ia terus mengingat kembali motivasinya, bahwa setiap usaha yang dilakukannya pasti membuahkan sebuah hasil.

“Masalah juara atau tidaknya itu hanyalah sebuah bonus penyemangat untuk ke depannya. Jadi meskipun tidak juara jangan berputus asa karena kesempatan tidak datang dua kali, dan ketika mendapatkan kesempatan bermusabaqoh itu, meski tidak juara, yang penting niatnya kembali lagi: bermuroja‘ah,” ujar Itsna.

Info pendaftaran belajar membaca dan menghafal Al Qur’an khusus dewasa, hubungi nomor 0822-6420-2202 atau bisa melalui website www.griyaalquran.id. (nin)

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya.

HR. Bukhari
Griya Al-Qur'an

Membuka kelas pembelajaran Al-Quran dan sertifikasi guru Al-Quran.

Griya Al-Qur'an Newsletter

Dapatkan info dan kabar terbaru seputar program dan layanan Griya Al-Qur’an, kami kirim langsung ke inbox email Anda. Silakan isi form untuk berlangganan newsletter.