Punya Masalah Pelik di Rumah Tangga? Coba Terapi Al Qur’an

www.griyaalquran.id – Solusi berbagai permasalahan rumah tangga ternyata mudah dan sangat murah, coba melakukan terapi dengan Al Qur’an. Hal inilah yang dipesankan seorang ulama saat ada yang mengadukan permasalahan rumah tangganya.  

Suatu ketika suami istri mengadukan permasalahan rumah tangganya kepada salah seorang Syekh, Peliknya permasalahan pasangan itu hampir hampir terjadi perceraian. Kemudian sang syeikh memberikan satu resep, yaitu agar keduanya menghidupkan majelis Al Qur’an di rumahnya.

Kemudian keluarga itu mulai mencoba menerapkan nasihat sang syeikh dengan duduk 15 sampai 30 menit selepas maghrib untuk membaca Al Qur’an bersama. Dan akhirnya keluarga ini kemudian bahagia dan rukun kembali.

Baca Juga: Dua Ayat Al Qur‘an Ini Bisa Jadi Bekal Seumur Hidup

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ

Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mengajarkan satu dan lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dinaungi rahmat, akan dikeliling para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya.” (HR. Muslim, no. 2699)

Ada empat keutamaan yang akan diperoleh bagi mereka yang menghidupkan majelis Al Qur’an:

Akan meraih ketenangan (نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ)

Dari Al-Barra’ bin ‘Azib, ia berkata,

بَيْنَمَا رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – يَقْرَأُ ، وَفَرَسٌ لَهُ مَرْبُوطٌ فِى الدَّارِ ، فَجَعَلَ يَنْفِرُ ، فَخَرَجَ الرَّجُلُ فَنَظَرَ فَلَمْ يَرَ شَيْئًا ، وَجَعَلَ يَنْفِرُ ، فَلَمَّا أَصْبَحَ ذَكَرَ ذَلِكَ لِلنَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ « تِلْكَ السَّكِينَةُ تَنَزَّلَتْ بِالْقُرْآنِ »

“Ada seseorang yang sedang membaca (surat Al-Kahfi). Di sisinya terdapat seekor kuda yang diikat di rumah. Lantas kuda tersebut lari. Pria tersebut lantas keluar dan melihat-lihat ternyata ia tidak melihat apa pun. Kuda tadi ternyata memang pergi lari. Ketika datang pagi hari, peristiwa tadi diceritakan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lantas beliau bersabda, “Ketenangan itu datang karena Al-Qur’an.” (HR. Bukhari, no. 4839 dan Muslim, no. 795)

Dalam hadits Salman, ada yang berdzikir pada Allah, lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lewat ketika itu, beliau pun bersabda, “

Baca Juga: Hukum Menerima Imbalan dari Membaca Al Qur’an

Akan dinaungi rahmat Allah (وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ)

مَا كُنْتُمْ تَقُوْلُوْنَ ؟ فَإِنِّي رَأَيْتُ الرَّحْمَةَ تَنْزِلُ عَلَيْكُمْ ، فَأَحْبَبْتُ أَنْ أُشَارِكَكُمْ فِيْهَا

Apa yang kalian ucapkan? Sungguh aku melihat rahmat turun di tengah-tengah kalian. Aku sangat suka sekali bergabung dalam majelis semacam itu.” (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak, 1: 122. Al-Hakim menshahihkannya dan disepakati oleh Imam Adz-Dzahabi). 

Malaikat akan hadir (وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

وَإِنَّ الْمَلاَئِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ

“Sesungguhnya malaikat meletakkan sayapnya sebagai tanda ridha pada penuntut ilmu.” (HR. Abu Daud, no. 3641; Ibnu Majah, no. 223; At-Tirmidzi, no. 2682.)

Jika satu rumah diliputi malaikat maka setan akan menjauh. Maka alangkah baiknya jika rumah penuh dengan doa malaikat.

Baca Juga: Inilah Perbedaan Qiyamul Lail dan Sholat Tahajud

Disebut Allah dihadapan para makhuknya (وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ)

Mejadi sebuah kebanggaan jika seseorang namanya disebut oleh seorang tokoh, apalagi jika yang menyebutnya adalah pemilik alam raya ini.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman,

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى وَأَنَا مَعَهُ حِينَ يَذْكُرُنِى فَإِنْ ذَكَرَنِى فِى نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِى نَفْسِى وَإِنْ ذَكَرَنِى فِى مَلإٍ ذَكَرْتُهُ فِى مَلإٍ خَيْرٍ مِنْهُ

“Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku pada-Ku. Aku bersamanya kala ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, maka aku akan menyebut-nyebutnya di kumpulan yang lebih baik daripada itu.” (HR. Muslim, no. 2675)

Baca Juga: Viral! Saat Macet, Orang Ini Memilih Membaca Al Qur’an Daripada HP

Selamat mencoba resep ini dan rasakan 4 keutamaan yang Allah janjikan bagi mereka yang menghidupkan majelis Al Qur’an.

Oleh: Nur Hasan, Direktur Operasional Griya Al Qur’an

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Infaq Dakwah Quran BSM 7133370147INFAQ SEKARANG
+ +
WhatsApp chat