Bagimanakah Bacaan Al-Qur‘an Rasulullah Kala Itu?

17 sept GQ-Bacaan Al Qur'an Rasulullah

www.griyaalquran.id- Islam adalah agama sanad yang diturunkan langsung oleh Allah Subhanahu wa Ta‘ala, lalu diajarkan dan didakwahkan pertama kali oleh Rasulullah. Termasuk pula dalam mempelajari Al-Qur‘an. Beberapa hadist pun meriwayatkan bagaimana cara Baginda Nabi membaca Al-Qur‘an kala itu.

Cara membaca Al-Qur‘an Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam telah dijelaskan dalam beberapa hadits yang terkumpul dalam kitab Asy-Syamail Al-Muhammadiyyah karya Imam at-Tirmidzi dan Riyadhus Solihin susunan Imam an-Nawawi.

Pertama disebutkan, bahwa Rasulullah membaca Al-Qur‘an dengan jelas. Rasulullah membaca Al-Qur‘an dengan pengucapan yang sangat jelas dan terang, kata per kata, kalimat per kalimat. Dengan demikian, tidak ada satu kata pun yang terlewat atau terdengar samar ketika Rasulullah membaca kitab suci Allah yang terakhir tersebut.

Ya`la bin Mamlak radhiyallahu ‘anhu bertanya kepada Ummu Salamah tentang cara Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam membaca Al-Qur‘an. Lalu, Ummu Salamah menjelaskan bahwa Rasulullah membaca Al-Qur‘an dengan jelas, perkataan demi perkataan. (Diriwayatkan Abu Dawud, at-Turmudzi, dan Nasa’i)

Kedua, Rasulullah membaca panjang atau pendek setiap huruf Al-Qur‘an sesuai dengan hukum ilmu tajwid. Ilmu tajwid memang baru ada belakangan. Namun, ilmu tajwid yang diajarkan hingga saat ini merupakan ilmu yang dikembangkan para ulama tentang bagaimana Rasulullah dan generasi awal Islam membaca Al-Qur‘an.

Seorang sahabat Rasulullah, Qatadah bin Nu’man berkata, “Aku bertanya kepada Anas bin Malik: “Bagaimanakah cara Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam membaca Al-Qur‘an?’ Anas menjawab: “Rasulullah memanjangkan bacaan (sesuai dengan hukum tajwid),” (HR Bukhari, Abu Daud, at-Turmudzi, Ibnu Majah, Nasa’i, dan Ahmad).

Ketiga, Rasulullah memotong bacaan pada setiap ayat Al-Qur‘an. Rasulullah tidak memaksa untuk membaca terus atau menerobos bacaan satu ayat dengan yang ayat yang lainnya.

Sebagaimana hadits riwayat Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha,  “Rasulullah memotong bacaannya ayat per ayat. “Beliau membaca ayat ‘Alhamdulillah raabil alamin’, lalu berhenti. Kemudian beliau membaca ‘Arrahmanirrahim’, lalu berhenti lagi.”

Keempat, Rasulullah terkadang membaca Al-Qur‘an dengan suara pelan, dan kadang dengan suara keras.

Abdullah bin Abi Qais radhiyallahu ‘anhu suatu ketika bertanya kepada Sayyidah Aisyah tentang bagaimana cara Rasulullah membaca Al-Qur‘an. Lalu Sayyidah Aisyah menjawab bahwa terkadang Rasulullah membaca Al-Qur‘an dengan suara lantang dan terkadang dengan suara lirih.

Pada saat Fathu Makkah misalnya, sambil menunggangi untanya, Rasulullah membaca Surat Al-Fath dengan suara yang lantang dan menggema sampai orang-orang yang ada di sekitarnya mendengar bacaan Rasulullah itu. Hal ini disaksikan Abdullah bin Mughaffal dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Tirmidzi, Bukhari, Muslim, Abu Daud, dan Ahmad.

Kelima, Rasulullah membaca Al-Qur‘an dengan suara indah dan merdu.  Cara membaca Al-Qur‘an Rasulullah yang terakhir ini disaksikan al-Bara’ bin Azib sebagaimana hadits riwayat Bukhari dan Muslim.

Pada saat itu, al-Bara’ sedang sholat Isya bersama Rasulullah. Al-Bara’ takjub dengan suara merdu Rasulullah ketika membaca surat At-Tin. “Aku belum pernah mendengar seorang pun yang suaranya lebih merdu dari suara Baginda,” kata al-Bara’.

Selain itu, Abdullah bin Mughaffal juga berkata, ”Aku melihat Rasulullah duduk di atas tunggangannya pada Hari Pembebasan Makkah (Fathu Makkah) sambil membaca, “Sesungguhnya Kami telah membuka bagi perjuanganmu (wahai Muhammad) satu jalan kemenangan yang jelas nyata.  Kemenangan yang dengan sebabnya Allah mengampunkan salah dan silapmu yang telah lalu dan yang terkemudian.“ Abdullah bin Mugahffal berkata: “Rasulullah membaca ayat ini dengan suara yang indah.”

Jika Anda ingin mempelajari Al-Qur‘an, terutama bacaan Al-Qur‘an, maka Anda dapat bergabung bersama Griya Al-Qur‘an dengan mendaftar kelas di periode baru bulan Oktober hingga tiga bulan ke depan. Caranya dapat dilakukan dengan menghubungi nomor 0822-6420-2202 atau bisa melalui website www.griyaalquran.id. (nin)

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya.

HR. Bukhari
Griya Al-Qur'an

Membuka kelas pembelajaran Al-Quran dan sertifikasi guru Al-Quran.

Griya Al-Qur'an Newsletter

Dapatkan info dan kabar terbaru seputar program dan layanan Griya Al-Qur’an, kami kirim langsung ke inbox email Anda. Silakan isi form untuk berlangganan newsletter.

Wakaf

10.000 Al-Quran

Persembahkan Pahala Amal Jariyahnya untuk Orang Tua dan Keluarga Tercinta