Gambaran Pemuda Teladan Menurut Al Quran

www.griyaalquran.id Saat ini, banyak seruan agar mahasiswa bergerak. Sejak dulu, pemuda memang selalu dianggap bisa diandalkan dalam perubahan. Maju mundurnya bangsa tergantung pada kondisi para pemudanya. Lalu, seperti apakah pemuda teladan menurut Al Quran? Sudahkah sama dengan pemuda di negeri kita?

Pemuda adalah calon generasi yang diharapkan bisa menggantikan generasi sebelumnya. Sehingga diperlukan generasi yang mempunyai akhlak yang baik. Seperti halnya dalam Al Quran, Allah menggambarkan pemuda yang dapat kita jadikan teladan di antaranya Ashhabul kahfi, Nabi Ibrahim ‘alaihissalam.

Ashabul Kahfi, Cerminan Pemuda yang Berintegritas

Ashabul Kahfi adalah kisah yang menceritakan 7 pemuda yang menghuni sebuah gua dan tertidur selama beratus-ratus tahun. Berikut gambaran Al Quran tentang pemuda Ashabul Kahfi yang bisa diteladani dalam kehidupan sehari-hari.

نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَأَهُمْ بِالْحَقِّ ۚ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى

”Mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.” (QS al-Kahfi [18]: 13).

Baca Juga: Berdoa Agar Bisa Umroh, Terkabul dalam Wisuda Tahfidz Griya Al Qur’an

Ayat di atas menjelaskan bahwa sekelompok anak muda itu memiliki integritas moral (iman). Hal ini memiliki arti bahwa Pemuda yang beriman seharusnya memiliki keyakinan yang kuat dan orientasi yang jelas. Kedua karakter luhur ini merupakan faktor penentu setelah takdir Allah yang bisa mengantarkan pemuda menuju kesuksesan.

Selain dalam surat al kahfi ayat 13, Allah juga menggambarkan pemuda teladan di ayat 14-16. Di sana dijelaskan bahwa, seorang pemuda harus mempunyai keteguhan iman, teguh pendirian, dan kepercayaan diri yang kuat dalam menjalankan visi-misi kehidupan.

Tipe pemuda yang tidak cengeng, tak gampang putus asa, berhati tegar dan pantang menyerah yang mampu mengatasi tantangan. Karena pemuda itu yakin bahwa Allah Subhanahu wata’ala akan memberikan petunjuk untuk mengatasi masalah tersebut.

Baca Juga: Peserta Wisuda Tahfidz Didominasi Usia 40 Tahun ke Atas

Menariknya, jika kita mendalami kisah pemuda Ashabul kahfi ini, kita akan diajarkan untuk selalu berusaha dan berdoa semaksimal dalam menghadapi suatu masalah.

Jika semua pemuda memiliki tipe demikian, In syaa Allah pada akhirnya akan menggapai kesuksesan gemilang, dilindungi Allah dan dijaga keselamatannya.

Nabi Ibrahim, Iman Teguh Berjiwa Tangguh

Kisah yang menunjukkan karakter pemuda yang bernama Ibrahim diabadikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam surat Al-anbiya ayat 51 sampai 73. Kisah tersebut menerangkan akan hebatnya Ibrahim berjuang sendiri dalam memerangi kaum kafir yang dipimpin sendiri oleh ayahnya, Namrud. Ibrahim muda yang berjuang meyakini kebenaran yaitu tiada tuhan Selain Allah.

قَالَ أَفَتَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنْفَعُكُمْ شَيْئًا وَلَا يَضُرُّكُمْ

Ibrahim berkata, ”Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu?” (QS. Al-Anbiya: 66)

Dalam kisah, Ibrahim muda (baca: ayat 66) membuat kacau negaranya karena telah menghancurkan patung sesembahan. Di dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa Ibrahim adalah sosok yang pemuda memiliki iman teguh, berjiwa tangguh, vokal dalam berdakwah, cerdas (bernalar kuat) dan berani menghadapi risiko dakwah.

Baca Juga: Kitab Tafsir Al Qur’an ini Disebut Tertua dalam Dunia Islam

Walaupun usahanya membutuhkan perlawanan sengit hingga nyawanya pun terancam karena akan dibakar, Ibrahim muda pun memasrahkan diri kepada Allah.

Akhirnya bukan kekalahan yang didapat oleh Nabi Ibrahim tetapi sebuah akhir manis, dimana api yang bergelora itu menjadi dingin atas perintah Allah dan tak bisa menyakitinya.

قُلْنَا يَا نَارُ كُونِي بَرْدًا وَسَلَامًا عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ

Kami berfirman: “Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim.” (QS. Al Anbiya: 69)

Akhirnya, kisah Ashabul Kahfi dan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam ini memiliki pesan yang tidak jauh berbeda yaitu mengajarkan kepada para pemuda untuk selalu mempunyai gelora kepada kebaikan dan pemuda yang tidak menyia-nyiakan nikmat yang telah diberikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Sudahkah pemuda di negeri kita seperti mereka? Ini PR kita bersama. (rin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Infaq Dakwah Quran BSM 7133370147INFAQ SEKARANG
+ +
WhatsApp chat