Gelar Pelatihan Standardisasi, Agar Rasa Mengajar Guru Sama

www.griyaalquran.id Rasa menjadi sangat penting karena ia menjadi penanda sesuatu. Karena itulah, selama 3 hari  Griya Al Qur’an melakukan pelatihan standardisasi metode pengajaran kepada beberapa guru barunya. 

Pelatihan yang digelar pada  Jumat-Ahad (21-23/2) di rumah makan Seatarum, Jalan Citarum no 19 Surabaya ini diikuti sebanyak 8 pengajar dari beberapa cabang, yaitu Madiun, Surabaya dan ada juga dari Quranic School, salah satu mitra Griya Al Qur’an di Sidoarjo.

Baca Juga: 4 Keistimewaan Bagi yang Gemar Membaca Al Qur‘an

Menurut Ustadz Burhanuddin Falah, Tim Pelatihan Griya Al Qur’an, goal dari pelatihan ini agar semua guru mengajar dengan cara dan model yang sama di semua cabang Griya Al Qur’an. “Jadi, di manapun siswa belajar, rasanya akan sama, rasa Griya Al Qur’an,” katanya sambil tersenyum.

Karena itulah, ia melanjutkan, materi yang disampaikan berkutat tentang metode, cara pengajaran dan lagu. 

“Kami menggunakan metode yang bernama ‘Sahabat’, baik tahsin maupun tahfidz, ini kita ajarkan tuntas untuk para ustadz yang ikut pelatihan,” katanya. 

Baca Juga: Hukum Membaca Aplikasi Al Qur’an Bagi Perempuan Haid

Dalam pelatihan ini, peserta juga diajari bagaimana lagu Shoba, lagu yang dipakai Griya Al Qur’an. 

“In syaa Allah 3 hari tuntas, para pengajar baru ini akan mempunyai rasa mengajar Griya Al Qur’an di hadapan siswa. Meski demikian, tetap kami selalu pantau perkembangannya,” ujar pria yang dikenal bersuara merdu itu. {}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Infaq Dakwah Quran BSM 7133370147INFAQ SEKARANG
+ +
WhatsApp chat