Dibuka!! Cabang Baru Griya Al Quran di Wilayah Ampel

www.griyaalquran.id- Sekuat apapun jika sendiri, pasti akan mudah dikalahkan. Kolaborasi untuk saat ini sudah tidak bisa ditawar lagi. Hal itulah yang melatarbelakangi pembukaan cabang baru Griya Al Quran di daerah Surabaya Utara, Sabtu (7/9).

Griya Al Qur’an  membuka lagi cabangnya, kali ini di wilayah Surabaya Utara. Pembukaan cabang baru ini bekerjasama dengan Yayasan Al Irsyad Surabaya, tepatnya di Jalan KH Mas Mansyur 169 Surabaya.

Dan dalam waktu dekat ada sekitar 4 hingga 5 cabang lagi akan dibuka. Meski demikian, Griya Al Qur’an tidak bisa berjuang sendirian untuk dakwah Al Qur’an.

Hal itu disampaikan oleh Nur Hasan, Direktur Operasional Griya Al Qur’an saat pembukaan Kantor Griya Al Qur’an yang tidak jauh dari RS Al Irsyad Surabaya itu. Ia juga menjelaskan bahwa pembukaan Griya Al Qur’an Cabang Ampel ini atas kerjasama dengan Yayasan Al Irsyad Surabaya.

“Dari data nasional, ummat Islam yang tidak bisa membaca Al Quran sebanyak 65%. Sementara dari data internal kami sebanyak 85 % tidak bisa baca Al Quran. Kalaupun bisa, mereka banyak pembenahan di panjang pendek dan cara pengucapan huruf,” kata Hasan.

Baca Juga: Inilah Dalil Keutamaan Membaca dan Menghafal Al Quran

Jumlah santri Griya Al Qur’an di cabang Surabaya dan Sidoarjo, lanjut Hasan sebanyak 1500an santri, sementara total jumlah penduduk Surabaya dan Sidoarjo sebanyak 5 juta orang.

“Jumlah santri kami tidak mencapai satu persennya. Artinya, jika dakwah Al Qur’an ini dikerjakan oleh Griya Al Qur’an sendiri, tentu bisa dipastikan tidak mampu. KIni mega proyek, karenanya butuh lembaga lain, butuh banyak kolaborasi, seperti yang kita lakukan saat ini,” kata pra kelahiran 1984 ini.

Pembukaan cabang ini merupakan sinergi YGAS-Yayasan Al Irsyad. Semoga memberi manfaat kepada ummat Islam khususnya di daerah Mas Mansyur dan sekitarnya. “Semoga menjadi pemberat timbangan amal kita kelak,” harap Hasan.

Baca Juga: Ini Pesan Gubernur dengan 10 Anak Penghafal Al Qur’an kepada Para Orangtua

Dalam kegiatan itu, Ir. Abdul Kadir Baraja juga memberikan sambutannya mewakili Yayasan Al Irsyad. Ia berharap, selain pengajaran baca Al Qur’an, Griya Al Qur’an juga memberikan pengajaran bagaimana menerjemahkan Al Qur’an. 

“Kalo saya dapat surat, dan saya bisa baca, saya akan semangat membaca semua sampai habis.  Rasanya, kita akan juga semakin semangat membaca surat-surat Allah jika memahami apa yang kita baca,” kata pria yang membidani sekolah-sekolah Islam ternama seperti Al Hikmah dan Al Falah ini.

Ustadz Ahmad Mudzoffar Jufri, Lc, MA yang saat itu memberikan tausiyah kepada para hadirin mengapresiasi kolaborasi apik yang terjalin antara Griya Al Qur’an dan Al Irsyad. Ia kemudian menjelaskan tentang keutamaan majelis-majelis yang di sana dibacakan Al Qur’an.

“Masya Allah berkahnya, dalam forum-forum Griya Al Qur’an selalu membahas Al Quran, bersama para ahli Al Qur’an, para pecinta Al Qur’an dan selalu bersama orang-orang sholih yang rindu keberkahan, kita harus bersyukur dengan lingkungan ini. Ribuan malaikan sedang bersama kita,” katanya.

Baca Juga: Ini Pesan Gubernur dengan 10 Anak Penghafal Al Qur’an kepada Para Orangtua

Kolaborasi menurutnya adalah hal yang mutlak dilakukan. Ustadz Mudzoffar kemudian mengibaratkan seperti bahan bangunan. Jika bahan bangunan seperti air, kerikil, semen, batu bata, besi dan lain-lain berdiri sendiri-sendiri tidak akan banyak manfaatnya.

“Jika sendiri-sendiri mungkin justru lebih banyak mudharatnya. Namun jika semua disatukan, akan menjadi bangunan yabg kokoh,” kata pria yang juga menjadi Dewan Syariah Griya Al Qur’an ini. (wir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
WhatsApp chat