Menguatkan Pendampingan Korban Terjerat Hutang, SKDA Kunjungi Griya Al Qur’an

www.griyaqlquran.id Awal Februari lalu, Zulfadli, seorang pengemudi taksi ditemukan mati bunuh diri karena terjerat hutang dari pinjaman online. Zulfadli tidak sendiri, di luar sana masih banyak kasus yang sama karena jeratan hutang riba. Ingin menguatkan korban terjerat hutang dengan Al Qur’an, SKDA mengunjungi Griya Al Qur’an.

SKDA atau Sadar Kaya Dunia Akhirat adalah sebuah komunitas non profit yang didirikan untuk menolong para korban yang terjerat hutang riba. Baru setahun berdiri, anggotanya sudah mencapai 50 ribu orang dari seluruh Indonesia.

“Kami menyebut anggota komunitas kami dengan sebutan ‘warga’. Alhamdulillah kami berusaha untuk mendamipingi warga kami dengan treatment khusus,” kata Ahmad Prima, Wakil Ketua SKDA Pusat yang berkunjung di Griya Al Qur’an bersama Muhammad Syadid, Direktur Eksekutif SKDA, Selasa (3/9).  

Baca Juga: Inilah 6 Fadhilah Menghafal Al Quran

Treatment itu, ia menjelaskan, sebenarnya tidak sulit. Warga hanya diminta untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala sedekat-dekatnya selama 40 hari pertama.

“Kami meninta warga meminta sholat tepat waktu dan ke masjid untuk pria, sholat sunnah, berdzikir dan sebanyak-banyaknya membaca Al Quran, bershalawat dan berdoa sekuat yang mereka bisa. Biasanya, akan ada perubahan setelah mereka melakukan itu,” ujarnya.

Perubahannya, ia mengatakan, warga biasanya lebih kuat dan tenang dalam menghadapi permasalahan peliknya. Namun beberapanya juga ada keajaiban setelah melakukan pendekatan dengan Allah selama 40 hari. Yang terpenting, ia melanjutkan, kami ingin mengubah pola pikir warga, dari yang dulunya bermental miskin menjadi kaya. 

“Mental miskin itu, jika ingin punya sepeda motor, namun tidak punya uang ke leasing. Jika pingin punya rumah, ikut KPR. Nantinya mereka akan kita bina bahwa jika ingin kaya harus banyak memberi,” kata pria yang dulu pernah bekerja di salah satu bank konvensional ini.

Baca Juga: Wakapolda Jatim Ajak Jajaran dan Masyarakat untuk Belajar Al Qur’an

Meski demikian, saat proses treatment 40 hari ada juga kejadian-kejadina ajaib. Misalnya ada warga SKDA tiba-tiba hutangnya tiba-tiba lunas, tanpa ia tahu siapa yang membayar hingga saat ini.

Kunjungan ke Griya Al Qur’an, ia menjelaskan, dalam rangka untuk melihat peluang kerjasama dalam pembelajaran Al Qur’an.

“Warga kami butuh dikuatkan dari sisi Al Qur’an, saya berharap kerjasama dengan Griya Al Qur’an adalah jawabannya. Karena kami melihat Griya Al Qur’an ini ahli dan berpengalaman di bidang Al Qur’an,” katanya berharap.

Ia kemudian melanjutkan, kegiatan Al Qur’an ini nantinya akan berkelanjutan tidak hanya di 40 hari pertama pendampingan saja tapi menjadi program yang terus menerus berjalan, yang terus mendampingi dan menguatkan para warga. 

“Setelah program 40 hari, kami akan terus melakukan pendampingan, selain sisi spiritual yang terus dikuatkan, kami juga mendampingi dalam membangun bisnis mereka atau mendampingi dalam menyelesaikan permasalahan hutang. Kami memilih koordinator yang kami sebut ‘captain’ untuk mendampingi mereka di setiap daerah,” kata Ahmad.

Baca Juga: Menghafal Mudah Jika Memahami Etika Menghafal Al Quran

Dalam pertemuan itu, Griya Al Quran diwakili oleh, Nur Hasan, Direktur Operasional, Wirawan Dwi, Public Relations, Aziz Sulthon dan Afifuddin yang masing-masing adalah Manajer Sahabat Tahfidz dan Manajer In House Study Qur’an (ISQ). 

Hasan menjelaskan bahwa Griya Al Qur’an adalah lembaga belajar Al Qur’an untuk dewasa yang dikelola secara professional. Ia juga menyambut baik, kunjungan dan peluang kerjasama dari SKDA.

“Kita bisa kuat jika komunitas kita kuat. Griya Al Qur’an membuka peluang selebar-lebarnya untuk berkolaborasi membenahi ummat. Semoga nantinya akan lahir para ahlul Qur’an yang muncul dari warga SKDA,” kata Hasan.

Dalam waktu dekat SKDA maupun Griya Al Qur’an akan mengkonkritkan kerjasama. “In syaa Allah segera kita akan bertemu kembali untuk follow up pertemuan ini,” kata Ahmad mengakhiri. (wir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
WhatsApp chat