Inilah Beberapa Keunikan Surat at-Taubah

at-taubah

Diantara 114 surat-surat dalam al-Quran, surat At-Taubah merupakan satu-satunya surat yang tidak diawali dengan Basmalah.

Lalu bagaimana cara membaca awal surat At-Taubah tanpa Basmalah? Bagaimana cara menyambung akhir surat al-Anfal dengan surat at-Taubah?

Artikel ini membahas 5 (lima) variasi membaca awal surat at-Taubah baik dimulai dari surat at-Taubah sendiri maupun dimulai dari surat sebelumnya. Selain itu, secara singkat mengingat kembali hikmah surat At-Taubah tanpa Basmalah.

Awal Surat At-Taubah Tanpa Basmalah

Para Ulama berbeda pendapat mengenai alasan tidak ditulisnya Basmalah di awal surat At-Taubah. Dari berbagai pendapat itu, setidaknya penulis ambil dua sebab mengapa tidak ada Basmalah di awal surat at-Taubah.

Pertama, tidak ditulisnya Basmalah di awal surat at-Taubah karena Basmalah itu ungkapan rahmat, sedangkan surat at-Taubah berisi pemutusan hubungan atau laknat.

Kedua,  tidak ditulisnya Basmalah di awal surat at-Taubah karena Rasul memang tidak menyuruh sahabat untuk mencantumkan Basmalah di awal surat At-Taubah.

5 Variasi Membaca Awal Surat At-Taubah

Setidaknya ada 5 (lima) variasi membaca awal surat At-Taubah. Kelima variasi ini dikumpulkan dari bagaimana dan darimana memulai bacaan yaitu membaca ibtida’ (memulai) dari awal surat At-Taubah itu sendiri maupun menyambung akhir Q.S. Al-Anfal dengan awal Q.S. At-Taubah.

Yang perlu diperhatikan ketika membaca awal surat at-Taubah adalah tidak membaca basmalah dan cukup dengan taawuz. Ketika seseorang membaca al-Quran dan memulai (ibtida’) bacaannya dari awal surat at-Taubah, ada dua cara membaca taawuz dan awal surat at-Taubah.

اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ () بَرَاءَةٌ مِنَ اللهِ وَرَسُوْلِهِ اِلَى الَّذِيْنَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

Pertama adalah me-washal-kan atau menggabungkan bacaan taawuz dengan awal surat at-Taubah.  Yang dimaksud washal adalah membaca (الرَّجِيْمِ) disambung dengan  (بَرَاءَةٌ) tanpa ada jeda atau berhenti sejenak untuk mengambil nafas.

Kedua adalah me-waqaf–kan atau memisah bacaan taawuz dengan awal surat at-Taubah. Ini tidak ada bedanya dengan membaca seperti biasanya. Pembaca membaca taawuz lalu berhenti, kemudian melanjutkan baca ayat pertama surat at-Taubah.

Cara membaca yang ketiga hingga kelima, semuanya berkaitan ketika seseorang sedang membaca akhir ayat dari surat Al-Anfal dan ingin melanjutkan ke awal surat At-Taubah. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini tidak ada bacaan taawuz karena bukan ibtida at-tilawah (awal membaca al-Quran).

Berikut ini potongan akhir dari ayat terakhir surat Al-Anfal dan ayat pertama surat At-Taubah.

…اِنَّ اللهَ بِكُلِّ شَيْئٍ عَلِيْمٌ () بَرَاءَةٌ مِنَ اللهِ وَرَسُوْلِهِ اِلَى الَّذِيْنَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

Ketiga adalah me-washal-kan atau menggabungkan akhir surat Al-Anfal dengan awal surat at-Taubah.  Yang dimaksud washal adalah membaca (عَلِيْمٌ) disambung dengan  (بَرَاءَةٌ) tanpa ada jeda atau berhenti sejenak untuk mengambil nafas.

Keempat adalah me-waqaf–kan atau memisah akhir surat Al-Anfal dengan awal surat at-Taubah. Ini sama halnya berhenti atau waqaf di setiap akhir ayat. Qari (pembaca) membaca ayat terakhir surat Al-Anfal lalu berhenti, kemudian melanjutkan baca ayat pertama surat at-Taubah.

Kelima adalah membaca saktah antara akhir surat Al-Anfal dengan awal surat At-Taubah.
Langkah-langkahnya, membaca ayat terakhir dari surat Al-Anfal kemudian berhenti sejenak tanpa bernafas, lalu disambung membaca ayat pertama surat At-Taubah(Yahya/GQ).

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya.

HR. Bukhari
Griya Al-Qur'an

Membuka kelas pembelajaran Al-Quran dan sertifikasi guru Al-Quran.

Griya Al-Qur'an Newsletter

Dapatkan info dan kabar terbaru seputar program dan layanan Griya Al-Qur’an, kami kirim langsung ke inbox email Anda. Silakan isi form untuk berlangganan newsletter.

Wakaf

10.000 Al-Quran

Persembahkan Pahala Amal Jariyahnya untuk Orang Tua dan Keluarga Tercinta