Jama’ah Masjid An Nuur Cek Kesehatan Bacaan di Klinik Al Qur’an

www.griyaalquran.id- Jika kondisi kesehatan seseorang di dunia seringkali dicek, seharusnya kondisi kesehatan yang terkait dengan akhirat tidak kalah sering. Salah satunya kondisi kesehatan bacaan Al Qur’an. Ahad (26/1), jama’ah Masjid An Nuur, Perumahan Bendul Merisi Permai Surabaya, satu per satu menghadap ustadz Griya Al Qur’an untuk mengecek kesehatan bacaan Al Qur’annya.

Kegiatan Klinik Al Qur’an ini digelar Griya Al Qur’an seusai sholat subuh dalam rangkaian kegiatan “Bendul Merisi Mengaji”. Kegiatan itu dimulai dengan menghadirkan Syaikh Hussein bin Ali Barahmah, Pembina Griya Al Qur’an dari Makkah Al Mukarramah yang didampingi Ustadz Nur Hasan, General Manager Operasional Griya Al Qur’an sebagai penerjemah.

Dalam tausiyahnya, Syaikh Hussein mengingatkan tentang keutamaan mendekatkan diri dengan Al Qur’an. “Saya yakin, antum semua tahu keagungan Al Qur’an. Tapi yang ingin kita bahas adalah, seperti apa posisi kita, apa komitmen kita dengan keangungan Al Qur’an. Bagaimana diri kita dengan Al Qur’an?” tanyanya.

Baca Juga: Inilah Nasihat Al Qur’an tentang Umur

Ia kemudian menyampaikan bahwa orang yang dekat dengan Al Qur’an merupakan “Ahlullah” atau keluarga Allah. “Jika ada di antara kita misalnya yang jadi anak gubernur, tentu saat kita bertamu atau mengunjungi tempat tertentu semua sudah disiapkan, kita tidak akan kelaparan, tidak akan sendirian, semua terjamin. Orang yang dekat dengan Al Qur’an ini bukan keluarga pejabat, ini keluarga Allah,” ia menegaskan.

Baca Juga: Kesalahan Membaca Surat Yasin yang Sering Tidak Disadari

Syaikh Hussein kemudian menyampaikan kegembiraannya, bahwa di Masjid An Nuur, setelah ini juga akan menjadi salah satu cabang Griya Al Qur’an. “Saya dengar di sini akan didirikan Griya Al Qur’an, datangi sekuat yang Anda bisa. Karena baarokahnya dekat dengan Al Qur’an, Allah akan menjaga kita,” katanya.

Setelah sesi tausiyah dari Syaikh Hussein, Griya Al Qur’an menyiapkan dua ustadz untuk menggelar Klinik Al Qur’an dan mempersilakan para jamaah untuk mengecek satu persatu, bagaimana kondisi kesehatan bacaan Al Qur’an.

“Setelah kami minta untuk membaca, kami berikan penjelasan tentang bacaan Al Qur’an peserta yang hadir. Kami juga memberikan saran-saran, mana-mana yang seharusnya menjadi prioritas untuk pembenahan bacaan Al Qur’an. Alhamdulillah, jama’ah di masjid ini semangat-semangat,” kata Ustadz Achmad Farid, salah satu ustadz yang mendampingi para jama’ah dalam KLinik Al Qur’an.

Baca Juga: Seluruh Karyawan “Pentol Gila” Harus Bisa Ngaji

Ustadz Farid kemudian mempersilakan komunitas, jama’ah masjid atau perkantoran mengundang Griya Al Qur’an untuk sekadar menggelar Klinik Al Qur’an di tempat masing-masing. “Monggo jika berminat mengecek kesehatan bacaan Al Qur’an, kami ins syaa Allah selalu siap,” ujarnya. (wir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Infaq Dakwah Quran BSM 7133370147INFAQ SEKARANG
+ +
WhatsApp chat