Hal Ini Membuat Terlarang Jika Menaruh Al Qur’an di dalam Mobil

www.griyaalquran.id – Menjaga kitab suci Al Qur’an adalah kewajiban bagi setiap umat Muslim, sehingga harus berhati-hati dalam menaruhnya. Ada banyak orang yang menaruh Al Qur’an maupun bagian ayat Al Qur’an di dalam mobil. Lantas, bolehkah Al Qur’an tersebut ditaruh di dalam mobil? Bagaimana hukumnya?

Di dunia yang serba sibuk seperti saat ini, membaca Al Qur’an terkadang masih menjadi pekerjaan yang berat bagi sebagian orang. Selalu ada alasan untuk menunda membaca Al Qur’an.

Dengan alasan kesibukan itulah banyak orang menaruh Al Qur’an di mobil dengan harapan dapat dibaca di mana saja dan kapan saja sewaktu dalam perjalanan ketika mengalami macet atau hal lainnya.

Baca Juga: Ulama yang Wafat Setelah Melafalkan Hadits tentang Kematian

Mengutip dari okezone.com, Ustadz Asroni Al Paroya selaku Ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) Jakarta Timur mengungkapkan bahwa terkait dengan hukum menyimpan Al Qur’an di dalam mobil tentu harus sesuai dengan syarat-syarat yang tidak menyalahi aturan.

“Dalam hal ini, kita harus jelaskan terlebih dahulu hukum memegang dan membawa Al Qur’an yang utuh 30 Juz. Hukumnya adalah boleh. Namun harus memenuhi syarat-syarat, di antaranya, suci dari hadats (baik itu hadats besar maupun hadats kecil), atau punya wudhu,” ujarnya.

Kemudian, Ustadz Asroni juga mengatakan hal penting yang perlu diperhatikan yakni jika seseorang telah berniat untuk menyimpan Al Qur’an di dalam mobil, entah itu menggantungkannya, menaruh di kabin hingga menempelkan stiker berlafadzkan kalimat taufid, maka itu dierbolehkan. Sedangkan, apabila niatnya hanya main-main saja, misal sebagai hiasan mobil maka tidak diperbolehkan.

Baca Juga: Tips Cepat Mencari Halaman Pertama Juz Al Qur’an

“Yang tidak boleh apabila niatnya itu melanggar aturan syara’. Niatnya biar dipuji orang atau niat buruk lainnya,” papar Ustadz Asroni.

Siapapun yang ingin memegang atau membaca Al Qur’an tentunya diwajibkan dalam kondisi suci atau memiliki wudhu. Sebab, salah satu syarat memegang Al Qur’an adalah memiliki wudhu dan bersih dari hadast.

Hal itu sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam tentang menjaga kesucian Al Qur’an yang ada dalam surat Al Furqan ayat 1.

تَبَارَكَ الَّذِي نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِ لِيَكُونَ لِلْعَالَمِينَ نَذِيرًا

Artinya, “Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan Al Qur’an kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam.”

Baca Juga: Aplikasi E-Murojaah, Memudahkan Hafalan Al Qur’an

Karena membaca Al Qur’an merupakan ibadah yang sangat dianjurkan dilakukan oleh umat Muslim, sehingga perlu pula menjaga kondisi Al Qur’an tersebut dalam keadaan suci. Meski tantangan menghadang, keinginan membaca Al Qur’an tentu harus terus membara. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Infaq Dakwah Quran BSM 7133370147INFAQ SEKARANG
+ +
WhatsApp chat