Arifin Sholeh, Terinspirasi Menghafal Al Qur’an dari Supir Bis

Griya Al Qur’an – Inspirasi untuk menghafal Al Qur’an bisa datang dari mana saja. Arifin Sholeh, salah satu santri Griya Al Qur’an mengaku terinspirasi menghafal Al Qur’an dari supir bis.

Kini, dia sudah berhasil menghafal 20 juz Al Qur’an di usia 44 tahun. Arifin tertarik mulai menghafalkan Al Qur’an saat menunaikan ibadah umroh di Mekkah.

Kala itu, saat di perjalanan, bis yang ia tumpangi melewati Masjid Jin di Mekkah. Seketika itu, supir bis menceritakan sejarah masjid ini, dan melantunkan ayat demi ayat dalam surat Al Jinn sampai habis. 

“Padahal penampakan dan kostum supirnya jauh dari kesan sholeh, dia pake kaos biasa dan celana jeans, tapi kok ya bisa hafal. Kagum saya,” ujarnya. 

Sepulang dari Mekkah, Arifin bertekad memulai hafalannya. Dan ia memilih surat Al Jinn, untuk mengawali hafalannya. Menghafal surat dengan 28 ayat ini dilakukan selama 2 bulan.

“Ini saja senengnya luar biasa saya saat berhasil menghafal surat Al Jinn,” ujar pengusaha di bidang konstruksi ini. 

Setelah berkomitmen menghafal, ia pun tak menyangka, dalam setahun 10 juz yang berhasil dihafal. Kini sudah akan 20 juz hafalannya.Setelah menghafal sebanyak itu, tugas terberatnya adalah menjaga hafalannya.

“Untuk itu, saya butuh lingkungan yang kondusif. Saya pernah membentuk kelompok yang tertarik menghafal. Tak lama protol (mundur satu per-satu), tinggal saya,” ujarnya sambil tertawa. 

Lalu, ia diberi saran oleh salah satu temannya untuk bergabung di Griya Al Qur’an.

“Alhamdulillah, saya cocok dengan lingkungan di sini. Teman-teman di sini punya semangat yang sama. Ustadz-ustadznya juga, tidak perlu diragukan, karena beberapanya sudah mendapatkan sanad bacaan Al Qur’an,” tegasnya.

“Lingkungan itu penting untuk menjaga dan menambah hafalan kita, alhamdulillah saya bertemu Griya Al Qur’an. In syaa Allah dalam wisuda tahfidz September nanti, saya akan ikut yang 20 juz,” katanya bersemangat.

Dalam perbincangannya, ia menyanggah orang-orang yang khawatir tidak bisa dalam menghafalkan Al Qur’an di usia yang tidak lagi muda.

“Nuwun sewu, bagi Anda yang merasa bahwa menghafal Al Qur’an di usia seperti saya ini seperti menulis di atas air, jangan! Itu berarti kita sudah menafikkan kekuasaan Allah,” ujar pria 44 tahun ini yang kini sudah hafal hampir 20 juz Al Qur’an ini.

Prinsipnya, ia menambahkan, jika Al Qur’an sudah menjadi kebutuhan, segala bentuk kesulitan akan diubah oleh Allah subhanhu wa ta’ala menjadi kenikmatan.

Arifin, tak hanya berteori, ia membuktikan bahwa ia bisa menghafal hingga 20 juz meskipun dengan aktivitas yang begitu padat. (wir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
WhatsApp chat