Berdoa Agar Bisa Umroh, Terkabul dalam Wisuda Tahfidz Griya Al Qur’an

www.griyaalquran.id- Kekuatan doa memang tiada tandingannya. Siapa sangka, Majelis Pecinta Al Qur’an yang digelar Ahad (22/9) lalu, ternyata menjadi pintu dikabulkannya impian dan harapan Maziatus Sholichah untuk pergi ke tanah suci.

Maziatus Sholichah adalah satu dari ratusan Wisudawan Wisuda Akbar Griya Al Qur’an angkatan 8 yang digelar dalam Majelis Pecinta Al Qur’an di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Ia mendaftar dan sudah menyetorkan 30 juz hafalannya di hadapan para ustadz Griya Al Qur’an.

Baca Juga: Peserta Wisuda Tahfidz Didominasi Usia 40 Tahun ke Atas

Pagi itu, sebelum berangkat ke prosesi Wisuda, gadis yang biasa dipanggil Zia itu bingung memilih kerudung yang akan dipakainya dalam proses wisuda. Tak lama kemudian, ibunya menyarankan memakai kerudung hasil pemberian Pak dhenya, oleh-oleh dari umroh setahun lalu.

Setelah memakainya, ia bercermin. “Saat bercermin, saya merasa seperti orang yang akan berangkat umroh,” ujar hafidzah ini. Setelah itu, ia bersiap berangkat. Ia menunggu di depan rumah Pak dhe, yang kebetulan tetangga depannya.

Tiba-tiba saja, Bu dhenya muncul menyapa. Zia membalas sapaan. “Bu dhe, niki kados tiang berangkat umroh ngge pakaiane. njenengan doakan kulo ngge Bu Dhe (tante, ini seperti orang yang akan berangkat umroh ya pakainnya. Mohon doakan saya ya tante),” sapanya.

Di Luar Rencana

Siapa sangka, doa yang spontan diucapkan itu, ternyata dikabulkan Allah subhanahu wa ta’ala. Nur Hasan, Direktur Operasional Griya Al Qur’an bercerita tentang bagaimana tiba-tiba ada orang yang mendonasikan hadiah umroh untuknya.

“Ini di luar rencana, tidak ada dalam rundown acara kami ada pemberian hadiah umroh. Allah yang menggerakkan donatur, yang membuat kami memilihnya, Allah yang mengatur semuanya” katanya.

Baca Juga:Kitab Tafsir Al Qur’an ini Disebut Tertua dalam Dunia Islam

Hasan kemudian bercerita bahwa saat ia hendak berjalan menuju toilet, ada seorang ibu yang tergopoh-gopoh menghampiri. Tak disangka, ia mengatakan akan memberi hadiah umroh kepada dua orang, satu untuk salah satu pengajar Griya Al Qur’an yang sudah dipilih ibu itu. Satu lagi terserah diberikan ke siapa.

“Subhanallah, semoga Allah memberikan keberkahan melimpah pada ibu itu. Kemudian, kami bersama panitia yang lain memilih Maziatus Sholichah, karena beliau ini sudah menyetorkan 30 juz hafalannya dan mutqin, tanpa salah,” ujarnya.

Tibalah saat penyerahan hadiah umroh itu. Gadis kelahiran Sidoarjo, 25 Oktober 1999 itu, nama Maziatus Sholichah dipanggil untuk tampil ke panggung. Ia tak menyangka, pemanggilannya ke depan itu adalah pengumuman bahwa ia akan berangkat ke tanah suci. “Saya kira, akan dites, ditanya-tanya lagi disuruh sambung ayat. Mendengar kabar saya umroh, saya seperti tidak percaya,” akunya.

Di depan ribuan hadirin, alumnus STAI Sabilul Muttaqin Mojokerto ini terdiam beberapa saat, menunduk dan menangis. Tak percaya jika doanya pagi tadi segera dikabulkan Allah ta’ala.

Baca Juga: Perlu Tahu, Empat Tempo Tingkatan Membaca Al Qur’an

Tak hanya itu, Griya Al Qur’an menawarkannya bergabung menjadi salah satu pengajar. “In syaa Allah saya akan bergabung di Griya Al Qur’an. Saya melihat Griya Al Qur’an ini modern, saya tertarik bergabung. In syaa Allah sepulang dari MTQ nanti,” ujar  gadis yang juga peserta MTQ yang mewakili Sidoarjo ini. (wir)

One thought on “Berdoa Agar Bisa Umroh, Terkabul dalam Wisuda Tahfidz Griya Al Qur’an

  • September 24, 2019 at 14:02
    Permalink

    Dr.KH.Abdur Rochim SH.MH
    Pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin/Ketua Yayasan STAI Sabilul Muttaqin Mojokerto mengucapkan “Selamat dan semoga ilmunya barokah”

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Infaq Dakwah Quran BSM 7133370147INFAQ SEKARANG
+ +
WhatsApp chat