Manfaatkan Quarantine Time Jadi Quran Time di Tengah Pandemi

www.griyaalquran.id- Keadaan pandemi telah memaksa banyak orang untuk mengurangi kegiatan yang tidak perlu di luar rumah dengan melakukan karantina. Namun, masa ini tentu akan berakhir, dan orang akan kembali keluar rumah dengan keadaan beragam, salah satunya adalah golongan orang yang dapat memanfatkan Quarantine Time menjadi Quran Time.

Jutaan orang dari berbagai belahan dunia sakit lantaran terinfeksi COVID-19, dan ratusan ribu orang kehilangan nyawa. Perekonomian dunia ambruk seketika. Pusat-pusat pencarian rezeki sebagian besar orang, dari restoran, toko, hingga ke travel dan penerbangan terhenti.

Sekolah-sekolah ditutup. Universitas dan semua pusat-pusat pendidikan ditutup. Dan lebih menyedihkan lagi, rumah-rumah ibadah juga mengalami nasib yang sama. Segenap hati manusia yang terikat dengan rumah-rumah ibadah itu pun menjerit kesedihan. Bahkan, Makkah dan Madinah mengalami hal yang sama.

Imam Besar Masjid New York, Shamsi Ali pun mengingatkan, bahwa tak ada apa pun yang terjadi dalam hidup kecuali memang ada takdir dari-Nya. Dan, sekaligus pasti ada hikmahnya, “Namun, yakinlah. Jangan pernah ragu. Di balik segala tantangan itu, tersembunyi segala peluang,” tuturnya dikutip Republika.

Hidup, lanjut Ulama asal Sulawesi Selatan yang aktif dalam dunia dakwah Islam di Amerika Serikat ini tidak terdiri dari satu warna, melainkan dunia ini terus bergerak, berputar silih-berganti. “Karenanya, janganlah merasa sedih. Jangan berkecil hati. Jangan merasa sumpek. Jangan putus harapan dan motivasi,” katanya.

Tinggal dan mengisolasi diri di rumah menurutnya adalah tantangan. Tabiat manusia ingin bergerak dan berjalan. Pikiran yang terbang jauh ke mana-mana, mendorong kaki manusia untuk melangkah. Ingin berjalan menggapai banyak yang diimpikan.

“Namun, Renungkan sejenak..” ujarnya.

Hikmah terbesar dari saat-saat seperti ini, lanjut Imam Shamsi Ali justru adalah dengan menjadikan quarantine time menjadi Quran-time. Pergunakan waktu yang ada dengan hal-hal positif. Baca Al-Qur‘an, baca Hadits, baca buku-buku agama.

Karena di masa karantina, setiap orang mendapat jatah yang sama: waktu luang. Tetapi hasil yang akan didapatkan saat masanya nanti keluar dari rumah pada masing-masing orang akan berbeda sesuai dengan kadar ilmu, iman, dan semangat mereka. Maka pilihlah, akan menjadi bagian orang-orang yang bagaimanakah Anda?

“Dalam situasi seperti ini tetap “tie the camel then trust your Lord” (ikat untanya, lalu tawakkal kepada Allah). Kuatkan iman. Tawakkal kepada-Nya. Seraya berusaha menjaga diri. Do‘a adalah senjata yang ampuh,” tutur pria yang juga Presiden Nusantara Foundation ini.

Untuk itu, inilah hari-hari kebersamaan dengan keluarga. Bersama dalam kebaikan. Bersama dalam melaksanakan sholat berjamaah. Bersama secara fisik dan insya Allah jiwa. Karenanya Griya Al-Qur‘an menghadirkan program Ngaji Privat Online.

Sehingga, mengaji baik secara pribadi, bersama keluarga, rekanan kerja, maupun sahabat jauh bisa dilakukan bersama untuk menjadikan quarantine time sebagai Quran-time. Dan yang terjadi sebenarnya adalah social distancing bukan social disconnection. Hubungan baik, pada keluarga dan sejawat, maupun sang pemilik takdir pun tetap jaga.

Untuk mengetahui informasi selengkapnya dan pendaftaran mengenai Ngaji Privat Online Griya Al-Qur‘an ini, Anda bisa langsung menghubungi Ustadz Afif penanggung jawab program Ngaji Online Griya Al Qur’an di nomor 085 7322 55333. (nin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Infaq Dakwah Quran BSM 7133370147INFAQ SEKARANG
+ +
WhatsApp chat