Membaca Surat Al-Ikhlas Seperti Membaca Sepertiga Al Qur‘an, Mengapa?

www.griyaalquran.id- Dalam membaca Al Qur‘an, setiap surat memiliki hukum dan keutamaannya sendiri. Seperti surat Al-Ikhlas yang ternyata, membacanya sama dengan membaca sepertiga Al Qur‘an. Bagaimana penjelasannya? Simak ulasan berikut. 

Keterangan bahwa surat Al-Ikhlas senilai sepertiga Al Qur‘an bersumber dari hadis Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dari  Abu Sa‘id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu ra yang menceritakan,

Bahwasanya ada orang mendengar seseorang membaca qul huwallahu ahad, dan diulang-ulang. Pada keesokan harinya, ia mendatangi Rasulullah dan melaporkannya, seakan ia menganggap remeh. Maka Rasulullah bersabda:  ‘Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, ia sebanding dengan sepertiga Al Qur‘an”. (Shahih Bukhari, No. 5013)

Baca Juga: Begini Keutamaan Bulan Rajab Menurut Kitab Tabyinul ‘Ajab Karya Ibnu Hajar

Hadis lain yang juga masih diceritakan oleh Abi Sa‘id Al-Khudri, ia berkata, “Rasulullah berkata kepada para sahabatnya, ‘Apakah salah seorang dari kalian mampu untuk membaca sepertiga Al Qur‘an dalam satu malam?’ Maka hal ini memberatkan mereka, dan (mereka) bertanya: ‘Siapakah di antara kami yang mampu, wahai Rasulullah?’ Rasulullah pun bersabda: ‘Allahul-wahidu shamad adalah sepertiga Al Qur‘an’”. (Shahih Bukhari No. 5015) 

Menanggapi hadis yang menyatakan membaca surat Al-Ikhlas adalah senilai dengan membaca sepertiga Al Qur‘an, Syaikh Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata, “Maksudnya, ialah, bahwa Al Qur‘an diturunkan menjadi tiga bagian. Sepertiga bagian adalah hukum-hukum, sepertiga berisi janji dan ancaman, dan sepertiga bagiannya terdiri nama dan sifat Allah; dan surat ini mengumpulkan antara nama dan sifat sifat (Allah).” (Jawab ‘alil-Ilmi wal-Iman, hlm. 113)

Sementara menurut keterangan al-Hafidz Ibnu Hajar, adalah karena surat Al-Ikhlas murni membahas masalah tauhid, bercerita tentang siapakah Allah, maka kandungan makna surat ini menyapu sepertiga bagian dari Al Qur‘an.

Baca Juga: Inilah 7 Adab Berdoa yang Harus Diketahui

Sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Senilai sepertiga Al Qur‘an’ dipahami sebagian ulama sesuai makna dzahirnya. Mereka menyatakan, bahwa surat Al-Ikhlas senilai sepertiga dilihat dari kandungan makna Al Qur‘an. Karena isi Al Qur‘an adalah hukum, berita, dan tauhid. Sementara surat Al-Ikhlas mencakup pembahasan tauhid, sehingga dinilai sepertiga berdasarkan tinjauan ini.”  (Fathul Bari, 9/61)

Syaikhul Islam mengatakan, “Al Qur‘an, dibutuhkan manusia keterangan mengenai perintah, larangan, dan semua kisah yang ada, meskipun tauhid menjadi kajian paling penting dari semua itu. Ketika seseorang butuh untuk mengetahui perintah dan larangan dalam masalah perbuatan, dan butuh  untuk merenungi setiap kisah, janji, dan ancaman, maka kajian lainnya tidak bisa menutupi  kebutuhan dia pada itu semua. Kajian tauhid tidak bisa menggantikan kajian perintah dan larangan, demikian pula masalah kisah, tidak bisa menggantikan perintah dan larangan atau sebaliknya. Namun semua yang Allah turunkan bermanfaat bagi manusia dan dibutuhkan mereka semua.

Baca Juga: Cara Menghafal Al Qur’an untuk Anak Ala Ustad Adi Hidayat

Lalu beliau juga mengatakan,

“Jika seseorang membaca surat Al-Ikhlas, dia mendapat pahala senilai pahala sepertiga Al Qur‘an. Namun bukan berarti pahala yang dia dapatkan sepadan dengan bentuk pahala untuk ayat-ayat Al Qur‘an yang lainnya. Bahkan bisa jadi dia butuh bentuk pahala dari memahami perintah, larangan, dan kisah Al Qur‘an. Sehingga surat Al-Ikhlas tidak bisa menggantikan semua itu.” (Majmu’ al-Fatawa, 17/138)

Wallahu a’lam bish-shawab(nwn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Infaq Dakwah Quran BSM 7133370147INFAQ SEKARANG
+ +
WhatsApp chat