Penjelasan Syekh Ali Jaber Jika Salah Melafalkan Ayat Al Qur’an Ketika Shalat

www.griyaalquran.id- Ketika melaksanakan ibadah shalat, tentunya tiap orang akan membaca ayat-ayat Al Qur’an, seperti surat Al Fatihah yang menjadi rukun shalat, surat pendek, dan beberapa bacaan lain. Dalam membacanya pun ditekankan agar tidak terjadi kesalahan, namun bagaimana jika masih salah dalam melafalkannya? Berikut penjelasannya.

Hal tersebut biasanya terjadi tanpa disengaja atau karena tidak ingat. Apabila yang salah dibaca adalah surat Al Fatihah maka shalatnya tidak sah, sebab surat Al Fatihah merupakan wajib. Sebagaimana hadist dari Ulama’ Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Iftah dilansir dari dalamislam.com, yang mengatakan:

Barangsiapa yang lupa surat setelah Al Fatihah, tidak ada apa-apa baginya. Baik dia sebagai imam atau shalat sendirian. Baik shalatnya wajib atau sunnah. Hal itu menurut pendapat terkuat dari dua pendapat para ulama.” Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 7/146.

Sedangkan jika umat Muslim salah membaca surat atau lupa sedikit dari bacaan surat tersebut, lalu tidak diajarkan baginya membaca istighfar. Maka lebih baik berusaha membetulkan dan mengingat yang lupa. Namun bila masih tidak mampu, diperbolehkan melewati dan meneruskan ayat, dan atau membaca surat yang lain.

Ulama’ Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta’ berkata:

“Kalau terjadi kerancuan orang yang shalat dalam bacaan ayat dan tidak teringat, maka tidak mengapa membaca ayat setelahnya. Akan tetapi dianjurkan baginya untuk tidak membaca dalam shalat kecuali apa yang telah dihafal dengan bagus agar tidak seringkali rancu.” Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 5/337.

Salah Melafalkan Ayat Al Qur’an Ketika Shalat

Syekh Ali Jaber juga memberikan penjelasan mengenai umat Muslim yang membaca Al Qur’an namun masih memiliki kesalahan dalam bacaannya, sebagaimana riwayat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melalui haditsnya yang shahih.

“Barangsiapa yang membaca Al-Qur’an dan dia terbata-bata. Berbata-bata artinya sulit panjang pendeknya, salah ucapannya, padahal dia sudah belajar tapi kemampuannya memang seperti itu. Allah tidak membebani kecuali dengan kemampuan yang kita bisa,” ungkapnya dari hadits yang dimaksud.

Meskipun membaca dengan kesulitan sehingga masih ada keliru dan kesalahan dalam membaca surat-surat Al Qur’an, Syekh Ali Jaber menuturkan ada pahala yang diterima umat Muslim tersebut, pertama karena ia masih mau membaca surat Al Qur’an walaupun sulit.

“Kedua, Allah akan menghargai perjuangannya dan kesulitan yang ia hadapi. Sehingga Allah akan membalas dengan kebaikan,” imbuhnya dilansir dari pikiran-rakyat.com.

Sedangkan, menurutnya, umat Muslim yang tidak mau membaca Al Qur’an dan asal-asalan dalam membaca surat pendek ketika shalat padahal ada kesempatan untuk belajar namun tidak mau melakukannya maka akan berdosa.

Dengan demikian, apabila ada kesempatan untuk memperbaiki bacaan Al Qur’an yang tentunya berdampak pada bacaan shalat maka sebaiknya dilakukan. Sebab segala sesuatu yang terlatih dengan baik pasti akan menjadi bisa, sama halnya seperti membaca Al Qur’an jika dilatih terus menerus juga pasti akan bisa.

“Belajar bisa melalui apapun, sekarang belajar secara online pun bisa, tapi yang lebih bagus bila belajar dengan didampingi guru yang telah berpengalaman, agar tahu letak kesalahan dan segera diperbaiki,” tutupnya.

Dapat pula bergabung bersama Griya Al Qur’an dalam program Ngaji Privat Online, baik individu maupun kelompok yang ingin belajar membaca Al Qur’an, bisa langsung menghubungi Ustadz Afif di nomor 085 7322 55333 untuk mendaftar ataupun bertanya mengenai informasi selengkapnya. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Infaq Dakwah Quran BSM 7133370147INFAQ SEKARANG
+ +
WhatsApp chat