Perlu Tahu, 3 Golongan Pencinta Al Qur’an dengan Adab Berbeda

2 Jan GQ- Perlu tahu 3 golongan untuk web

www.griyaalquran.id- Dekat dengan Al Qur‘an merupakan salah satu hal yang mulia, tidak semua orang dapat istiqomah dalam menjalaninya. Meski demikian, para ahlul Qur’an sebaiknya juga memahami bahwa tidak semua pecinta Al Qur‘an itu dapat mengamalkan Al Qur‘an.

Menurut Ustaz Adi Hidayat dalam ceramahnya yang diunggah di IGTV miliknya, ada 3 golongan pencinta Al Qur’an dengan sikap dan adab yang berbeda.

Golongan ada orang yang rajin membaca sehari satu juz. Ada juga yang setiap hari rutin membaca tafsir Al Qur’an. Ada juga yang rutin menghafalnya. Namun, tidak semua orang itu dianggap telah melakukan interaksi dengan Allah. Ia menyebut, ada tiga golongan yang tidak mendapatkan ridho Allah meskipun gemar membaca maupun hafal Al Qur‘an.

Golongan pertama, ialah mereka yang gemar membaca Al Qur‘an tapi memiliki perilaku zalim. Zalim berarti menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya. Sehingga waspadailah orang yang rajin baca Al Qur‘an tapi tidak mampu menempatkan ayat Al Qur‘an sesuai pada tempatnya.

“Penghapus papan tulis, tapi dipakai untuk melempar. Gelas fungsinya menampung air untuk minum, gayung fungsinya menampung air untuk mandi. Kalau ada orang minum pakai gayung, mandi pakai gelas itu zalim namanya,” paparnya menganalogikan.

Sifat lain dari golongan ini ialah orang yang senang mengaji, hafal banyak ayat Al Qur‘an tapi masih mengatakan semua agama itu sama saja.

“Ada orang sering ngaji baca qul huwallahu aḥad. Mengatakan bahwa Dialah Allah yang Maha Esa. Hafal ayatnya, tahu maknanya tapi masih mengatakan semua agama sama, itu zalim namanya,” jelasnya.

Golongan kedua, yakni orang yang dekat dengan Al Qur’an tapi hanya untuk dirinya sendiri. Perilaku ini, papar UAH, ditemui pada orang yang nampak terlihat sering mojok di masjid, membaca ulang hafalan, tapi ketika diminta untuk mengimami kesempatan salat berjemaah malah menjawab, “Ah, yang lain saja.”

Golongan yang ketiga, orang yang berinteraksi dengan Al Qur‘an dibuktikan dengan  menampakkan perilaku baik di dalam kehidupan, “Jadi ciri orang yang berhasil dengan Al Qur‘an-nya, kata Allah adalah adab,” tuturnya.

Ciri orang yang sudah dekat dengan Al-Qur’an, akan ada perubahan di dalam dirinya. Sifat orang akan lebih tenang, lebih terukur, lebih baik, lama-lama jadi sifat adabnya muncul. Kalau ada kebaikan ingin segera dikerjakan, kalau melihat sampah ingin segera diambil, kalau lihat shaf kosong ingin mengejar shafnya, dan lain sebagainya.

Meski begitu, bukan berarti kita perlu menghentikan jadwal rutin mengaji atau menghafal Al Qur’an. Justru kita harus terus menambah intensitas kita dengan Al Qur’an, karena bisa menjadi jalan hidayah untuk kita.

Dekatkan diri Anda dengan Al Qur’an mulai dengan memperbaiki bacaan dan memperbanyak hafalan Al Qur’an. Daftarkan diri Anda ke Griya Al Qur’an. Anda akan didampingi oleh pengajar yang hafidz Al Qur’an dan sudah berpengalaman. Hubungi nomor 0822-6420-2202 untuk mendaftar atau klik www.griyaalquran.id. (nin)

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya.

HR. Bukhari
Griya Al-Qur'an

Membuka kelas pembelajaran Al-Quran dan sertifikasi guru Al-Quran.

Griya Al-Qur'an Newsletter

Dapatkan info dan kabar terbaru seputar program dan layanan Griya Al-Qur’an, kami kirim langsung ke inbox email Anda. Silakan isi form untuk berlangganan newsletter.

Wakaf

10.000 Al-Quran

Persembahkan Pahala Amal Jariyahnya untuk Orang Tua dan Keluarga Tercinta