Sembuh dari Covid dengan Perbanyak Khatam Al-Qur’an

23 Sept GQ - Sembuh dari Covid dengan Khatamkan Al-Qur'an

www.griyaalquran.or.id- Obat khusus COVID-19 belum ada yang betul-betul direkomendasikan. Beberapa penemuan pun masih tahap uji coba. Menyadari itu, pasien COVID-19 keempat di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Dokter Nanik Kusyani (42) mencoba alternatif lain untuk pengobatan, yakni memperbanyak khatam Al-Qur‘an.

Sebagai dokter, perempuan asal Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Jombang ini mengaku tahu bahwa obat COVID-19 belum ada, dan ia meyakini betul bahwa satu-satunya yang bisa menyembuhkan adalah Allah, “Kalau saya khatamkan Al-Qur’an, minimal satu kali hingga sembuh. Teman saya juga kayak begitu,” jelasnya, Kamis (25/6).

Menurut Nanik, saat tak ada obat khusus yang bisa menyembuhkan sebuah penyakit maka jalan terbaik adalah kembali ke Mahakuasa. Selama masa karantina, obat anti virus yang diberikan tim dokter juga tidak khusus membunuh Corona, sehingga khataman Al-Qur‘an dan berdoa adalah alternatif terbaik.

Nanik tertular COVID-19 saat mengikuti pelatihan petugas haji bidang kesehatan di Surabaya, 9-18 Maret 2020 lalu. Saat itu, ada 415 peserta pelatihan yang berasal dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Saya dapat informasi bahwa salah satu narasumber pelatihan, terkonfirmasi positif COVID-19 beberapa hari setelah mengisi kelas. Dari situ saya gelisah, lalu tes swab,” ujarnya.

Pada 3 April 2020, ia ikut tes swab di Surabaya dengan biaya sendiri. Pada 6 April, hasilnya keluar, positif. Ia kemudian melakukan isolasi mandiri. Setelah itu, pada 8 April 2020 tes swab resmi dari pemerintah dilakukan. Hasilnya keluar empat hari kemudian, hasilnya masih positif.

Dari sana ia resmi masuk data pemerintah dengan nama pasien keempat di Jombang dan diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang, “Last but not least, berdoa dan banyak sedekah juga. Untuk tolak balak serta kesembuhan penyakit,” tambahnya.

Selain berdoa, Nanik juga berusaha mengubah pola pikirnya tentang COVID-19. Ia membuang jauh-jauh pikiran jelek bahwa Allah tidak sayang padanya. Tentu, ia tak melupakan ikhtiar, seperti physical distancing, pakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga imunitas tubuh, makan teratur, bergizi, dan jangan stres.

“Dan pada 15 Mei 2020, keluar surat resmi, saya dinyatakan sembuh,” ungkapnya.

Allah subhanahu wa ta’ala memang tempat untuk berharap dan bergantung. Di antara obat yang bisa memberikan kebaikan adalah ketenangan yang di antaranya meliputi berdzikir. Sementara dzikir yang paling agung adalah ketika umat Islam melantunkan lafal Kalamullah, Al Qur’an.

Daftarkan diri Anda dalam kelas belajar membaca dan menghafal Al Qur’an untuk dewasa di periode baru bulan Oktober hingga tiga bulan ke depan. Caranya dapat dilakukan dengan menghubungi nomor 0822-6420-2202 atau bisa melalui website www.griyaalquran.id. (nin)

 

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya.

HR. Bukhari
Griya Al-Qur'an

Membuka kelas pembelajaran Al-Quran dan sertifikasi guru Al-Quran.

Griya Al-Qur'an Newsletter

Dapatkan info dan kabar terbaru seputar program dan layanan Griya Al-Qur’an, kami kirim langsung ke inbox email Anda. Silakan isi form untuk berlangganan newsletter.

Wakaf

10.000 Al-Quran

Persembahkan Pahala Amal Jariyahnya untuk Orang Tua dan Keluarga Tercinta