Ternyata, Membaca Al Qur’an Ampuh Kurangi Kecemasan

9 des GQ - Alquran Ampuh Kurangi Kecemasan

www.griyaalquran.id- Di tengah pandemi COVID-19 dan suasana politik nasional yang semakin memanas, kecemasan akan menghantui siapapun. Kecemasan yang tergolong ke dalam gangguan mental, yang ternyata dapat sembuh jika rutin mengaji Al-Qur’an.

Dilansir dari republika, kecemasan menjadi gangguan mental terbanyak yang diderita oleh sepertiga populasi dunia. Definisi kecemasan sendiri adalah perasaan subyektif dari ketegangan, ketakutan, kegugupan, dan kekhawatiran disertai gairah fisiologis.

Dalam studi yang diterbitkan Global Burden of Disease 2010 (GBD 2010) diperkirakan, kecemasan berkontribusi terhadap 26,8 juta kecacatan penyesuaian hidup. Maka dari itu, seringkali para profesional melakukan pendekatan secara farmakologi dan non-farmakologi.

Lebih lanjut, penelitian Ashraf Ghiasi dan Afsaneh Keramat berjudul The Effect of Listening Holy Quran Recitation on Anxiety: A Systemic Review mempelajari keterkaitan antara bacaan Al-Qur’an dan usaha mengurangi kecemasan.

Studi tersebut menyimpulkan, dengan mendengarkan lantunan Al-Qur’an atau musik religi berdampak positif dalam menjaga kesehatan mental. Pembacaan ayat Al-Qur’an merupakan bentuk musik mistik dan berkontribusi dalam pelepasan endorfin dan merangsang gelombang otak alfa. Oleh sebab itu, membaca ayat suci dapat meningkatkan ambang batas stres, mengurangi emosi negatif, dan menciptakan rasa rileks.

Tinjauan sistemik yang dilakukan para peneliti ini bertujuan untuk mengevaluasi efek pembacaan Al-Qur’an pada kecemasan. Studi ini berasal dari artikel-artikel di database online seperti, SID, Intramedex, Magiran, IranDoc, PubMed, Scopus dengan rentang terbit Januari 1990 hingga September 2017.

Salah satu aspek terindah dari Al-Qur’an adalah bunyi yang dikeluarkan saat membacanya. Dari temuan beberapa artikel tersebut disebutkan ada efek positif mendengarkan pembacaan Al-Qur’an dalam mengurangi kecemasan.

Kemudian, dalam dua decade terakhir, peneliti lain mencoba menguak efek terapi pembacaan Al-Qur’an di Iran. Mahjoob et al, menemukan bahwa mendengar Al-Qur’an tanpa nada music memiliki efek positif bagi kesehatan mental.

Sementara itu, sebuah studi oleh Bradshaw et al., menemukan adanya penurunan kecemasan kematian dan berpengaruh positif pada kepuasan hidup, harga diri, rasa kendali atas hidup para lansia. Efek ini disebut anxiolytic dari intervensi musik. Para pasien dengan Alzheimer dikonfirmasi sembuh dengan adanya efek ini.

Berdasarkan tinjauan dari penelitian-penelitian tersebut, Ashraf dan Ahsaneh menyimpulkan pembacaan Al-Qur’an dapat digunakan sebagai pengobatan non farmakologi untuk mengurangi kecemasan.

Senada dengan dua peneliti tersebut, dr. Ahmed Al-Qadhi dari Klinik Besar Florida, AS mengatakan, membaca, mendengarkan lantunan ayat Al-Qur’an dapat memberi perubahan fisiologis yang besar bagi tubuh manusia.

Pun dengan studi yang dilakukan oleh Universitas Salford, Inggris juga membuktikan bahwa, orang yang membacan dan melantunkan Al-Qur’an menjadi lebih rileks dan tenang dibanding membaca buku biasa.

Untuk lebih dekat dengan Al Qur’an, kita semua perlu lingkungan kondusif yang memotivasi satu dengan lainnya. Oleh karenanya, Anda bisa mendaftar di Griya Al Qur’an dalam rangka memperbaiki bacaan dan menguatkan hafalan Al Qur’an. Info pendaftaran belajar Al Qur’an khusus dewasa, hubungi nomor 0822-6420-2202 atau bisa melalui website www.griyaalquran.id. (ipw)

 

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya.

HR. Bukhari
Griya Al-Qur'an

Membuka kelas pembelajaran Al-Quran dan sertifikasi guru Al-Quran.

Griya Al-Qur'an Newsletter

Dapatkan info dan kabar terbaru seputar program dan layanan Griya Al-Qur’an, kami kirim langsung ke inbox email Anda. Silakan isi form untuk berlangganan newsletter.

Wakaf

10.000 Al-Quran

Persembahkan Pahala Amal Jariyahnya untuk Orang Tua dan Keluarga Tercinta