Malas Murojaah, Kenali Sebab dan Solusinya!

www.griyaalquran.id – Memiliki hafalan Al Qur’an itu adalah nikmat dan karunia yang sangat besar. Nikmat yang hanya diberikan kepada orang-orang pilihan itu haruslah senantiasa dijaga hingga maut menjemput.

Namun, menjaga hafalan memang tak semudah yang dikatakan. Rasa malas yang datang adalah penyakit awal yang datang mengancam. Mengenali sebab dan mencari solusi, adalah keniscayaan.

Baca Juga: Ini Hikmah Penting dari Surat Al Kahfi

Lalai dalam murojaah adalah sebuah kerugian, karena telah melalaikan nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita. Murojaah atau mengulang hafalah, sangat penting hingga Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan dalam sebuah hadis :

تَعَاهَدُوا هَذَا الْقُرْآنَ  فَوَالَّذِي نَفْسُ  مُحَمَّدٍ  بِيَدِهِ  لَهُوَ أَشَدُّ  تَفَلُّتًا مِنْ الْإِبِلِ فِي عُقُلِهَا

“Bersungguh-sungguhlah untuk berjanji menjaga Al-Qur`an ini, Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada dalam genggaman-Nya, sungguh Al-Quran lebih cepat terlepas daripada unta dari tali ikatannya.” (HR: Muslim)

Ja’far As-Shidiq juga berkata, “Hati adalah tanah, ilmu itu tanamannya dan hafalan adalah airnya, jika tanah tidak disirami air maka tanamannya akan kering.”

Dari penjelasan di atas menunjukkan bahwa mengulang hafalan (murojaah) adalah sebuah keniscayaan bagi penghafal Al Qur’an, banyak di antara kaum muslimin yang semangat dalam menambah hafalan akan tetapi malas dalam mengulang, hal itu dikarenakan:

Diburu oleh target

Terburu-buru dalam menghafal karena diburu oleh target ternyata menjadi masalah tesendiri, baik target pribadi maupun lembaga/ organisasi. Tidak sedikit, target itu dibuat karena malu dengan teman yang lebih cepat dalam menghafal sehingga setiap hari/pertemuan harus kejar setoran.

Baca Juga: Inilah Makna Takwa Menurut Al Qur‘an

Dampak dari faktor ini adalah sering terjadi ketidakseimbangan antara kualitas dan kuantitas pada hafalannya, sebagian besar mereka banyak yang memilih untuk fokus dalam menambah hafalan saja sehingga murojaah sering terlupakan.

Boleh saja memburu target asalkan seimbang antara porsi menambah dan mengulang hafalan. penulis merumuskan keseimbangan ini dengan istilah STMJ (setoran terus murojaah jalan). Dengan memegang rumus ini, ketika sudah khatam 30 juz sudah sekaligus lancar, tidak perlu harus ndandani lagi (istilah jawa yang populer di kalangan penghafal yaitu melancarkan hafalan setelah khatam/hafal).

Hafalan tidak lancar

Penghafal Al Qur`an itu dibagi menjadi 3 tingkatan yang tergabung dalam singkatan H3 (Hafal sungguhan, Sekadar Hafal dan Hafal Hafalan), sekadar hafal dan hafal-hafalan itu adalah tingkatan yang harus diwaspadai karena itu menjadi penyebab seseorang malas dalam mengulang. Ibarat virus, hafalan yang tidak lancar itu bisa mempengaruhi hafalan kita yang lancar jika tidak segera diperbaiki.

Baca Juga: Kisah Pemuda yang Meninggal dalam Sujud

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan cara mencari tahu sebab mengapa hafalan tidak lancar, apakah karena metode yang kurang sesuai, apakah kurangnya dalam murojaah atau lainnya, setelah itu dicari solusinya.

Tidak mempunyai komunitas

Mengulang hafalan itu seperti iman kita, ada kalanya naik ada kalanya turun, dan itu wajar. Menjadi tidak wajar ketika motivasi turun tidak segera bangkit apalagi putus asa sehingga tidak melanjutkan hafalannya. Maka disini perlunya komunitas untuk menjaga hafalan kita.

Sebab kegagalan dalam menghafal adalah tidak memilki teman dan guru, pepatah mengatakan :

من لا شيخ له فشيخه الشيطان

“Barangsiapa yang tidak punya guru, maka gurunya adalah setan.”

Jika kita memiliki komunitas, maka semangat dan keistiqomahan akan terus terjaga, menghafal akan semakin mudah karena ada guru yang selalu membimbing, dan akan semakin menyenangkan jika ada teman yang selalu memotivasi.{}

Oleh: Imam Masruri, M.Ag (Wakil Direktur Griya Al Qur’an)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Infaq Dakwah Quran BSM 7133370147INFAQ SEKARANG
+ +
WhatsApp chat